Sekolah Perjalanan Tiba di Kampung Literasi

Sekolah Perjalanan merupakan kegiatan yang dirancang Rumah Guru, sebuah komunitas yang menghimpun guru di Kota Makassar dan Gowa. Kegiatan ini bertujuan mengajak anak-anak anggota dan penggiat komunitas mengunjungi tempat-tempat edukatif. “Sehari-hari kami berjuang menggembirakan anak-anak di kelas di sekolah tempat kami mengajar, kami ingin belajar bersama anak-anak kami” ungkap Usman Djabbar Mappisona ketika menemui pendiri Kampung Literasi Borongtala, Darmawan Denassa. Usman merupakan salah seorang inisiator Rumah Guru.

Peserta Sekolah Perjalanan di Rumah Hijau Denassa (RHD) bersama Darmawan Denassa (26.11.2017)

Peserta Sekolah Perjalanan di Rumah Hijau Denassa (RHD) bersama Darmawan Denassa (26.11.2017)

Rumah Hijau Denassa (RHD) yang merupakan pusat kegiatan Kampung Literasi Borongtala menjadi pilihan mereka. Kegiatan berlangsung Ahad, 26 November 2017. Para peserta yang berjumlah 38 orang diperkenalkan kekayaan hayati nusantara yang telah diselamatkan Denassa di Rumah Hijau Denassa, belajar ekosistem sawah, pangan lokal, dan bermain. “Kami ingin menggembirakan anak-anak kamidengan belajar sehari dalam suasana yang menyenangkan untuk membina kebersamaan dan kegembiraan, dan hari ini kami peroleh di sini” kesan Anis Kurniawan, orang tua salah satu peserta. Anis datang dengan membawa empat orang anaknya dan ibu mereka ikut mendampingi.

Pasar peserta ikut literasi sains dan budaya dalam nuansa menyenangkan seperti ke sawah berburu belalang, main bersama sapi, main lumpur, membuat karya dari tanah liat, interaksi dengan metode bermain, belajar hayati seperti ketemu cicak terbang, dan berbagi kisah tanaman. Seperti pengunjung umumnya mereka juga mendengar kisah mengapa nasi menagis jika disia-siakan. Mengapa penting mengutamakan pangan lokal dengan sesekali makan sumber karbohidrat selain nasi.  “Penting mengajarkan sejak dini pada anak-anak untuk menghargai makanan dan diversifikasi pangan” kata Denassa●

Add Comment