Keluarga Talolo Mandar di Kampung Literasi Borongtala

Awal bulan tujuh, bersilaturahmi puluhan pengurus dan anggota Kerukunan Keluarga Talolo Mandar, Sulawesi Barat ke sekretariat Kampung Literasi Borongtala di Rumah Hijau Denassa (RHD). Keluarga ini memanfaatkan waktu liburan lebaran tahun ini, untuk berkunjung ke kawasan konservasi dan edukasi di Gowa, Sulsel ini. Para tamu tampak antusias menikmati suasana di Perpustakaan, TBM, dan Area Konservasi dalam kawasan RHD. Mereka berasal dari wilayah Mapilli dan Tinambung. Tinambung bagi masyarakat Sulbar sering pula disebut Mandar, dengan tingkat pelaksanaan tradisi dan budaya Mandar yang masih kental.

Keluarga Talolo Madar, Sulawesi Barat di Rumah Hijau Denassa (RHD) sekretariat Kampung Literasi Borongtala Gowa, Sulsel (05.07.2017)

Keluarga Talolo Mandar, Sulawesi Barat di Rumah Hijau Denassa (RHD) sekretariat Kampung Literasi Borongtala Gowa, Sulsel (05.07.2017)

Dalam kultur budaya masyarakat Mandar di Sulbar dan Bugis-Makassar di Sulsel memiliki banyak persamaan, termasuk budaya literasi. Ketiga etnik di Sulawesi ini sama-sama menggunakan aksara lontara dalam menuliskan sejarahnya sebelum lazim menggunakan huruf latin seperti sekarang ini. Kesamaan ini bahan pembicaraan dalam kunjungan ini, selain keteraiktan sejarah dan hubungan baik secara historis antara Gowa dan Mandar.

Silaturahmi ini diikuti pula dengan kunjungan ke beberapa lokasi seperti Galesong dan Losari, sebelum keluarga ini kembali ke Sulbar dengan menempuh perjalanan hampir 400 km ke Tinambung yang berbatasan dengan Majene.

Add Comment